Struktur perekonomian Provinsi Jambi dalam
kurun waktu 45 tahun terakhir telah mengalami transformasi yang terlihat dari
menurunnya peranan (share) sektor primer dan kecenderungan (trend)
meningkatnya peranan sektor sekunder maupun sektor tersier. Pertumbuhan ekonomi
yang diukur dari pertumbuhan PDRB diduga menjadi penyebab terjadinya
transformasi struktural dalam perekonomian Provinsi Jambi. Namun demikian,
transformasi struktural tersebut belum dibarengi dengan transformasi struktur
ketenagakerjaan, sehingga sektor pertanian yang sudah semakin kecil peranan
relatifnya dalam pembentukan PDRB masih harus menampung sebagian besar tenaga
kerja. Kondisi ini kemungkinan justru dipicu oleh rendahnya produktivitas
tenaga kerja sektor pertanian yang menjadikannya fleksibel sebagai penampung
tenaga kerja yang kurang mampu bersaing untuk masuk ke dalam pasar kerja di
sektor lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
buku ketiga
Analisi model Input Output (IO) memusatkan perhatian pada perekonomian dalam sebuah kondisi ekuilibirium dan model ini merupakan varian terb...
-
Betapa repotnya negara mengurusi berita “hoax” akhir akhir ini. Media yang paling sulit untuk bisa dikendalikan dalam masifnya penyebaran “...
-
Perang dalam arti sebenarnya memang tidak sedang terjadi di negeri ini. Tetapi dalam beberapa hari belakangan kita mendengar bahwa preside...
-
PDRB Provinsi Jambi Tahun 2015 atas dasar harga berlaku sebesar Rp. 155.110.347,65 (juta) dan jika dinilai atas dasar harga konstan (20...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar